Tahun ini 12 tahun sudah ia bergabung dengan PT. Dinamika Indonusa Prima. Setelah sempat berkecimpung di packaging industry, ia menambatkan hatinya pada mattress industry dan tidak membuat ketertarikannya berhenti hingga saat ini. Tak pernah habis ia mengeksplor semua kebutuhan konsumen akan kasur yang baik dan sehat demi cita-citanya membuat tidur yang nyaman. Berikut wawancara dengan Wiyogo Jayalie, CEO PT. Dinamika Indonesia Prima.

Apa yang menarik hingga membuat Anda nyaman di mattress industry?
Menariknya karena kasurnya yang menarik. Sejak saya terjun, industri kasur terus berkembang dari waktu ke waktu. Selalu ada hal yang menarik dan selalu berubah dalam industri ini, mulai dari pangsa pasar hingga selera pasar yang terus berubah. Seperti saat ini para customer lebih menyukai warna-warna single colour yang soft seperti putih dengan penambahan berbagai feature seperti 7-Zones Full Latex, Natural, Chiropedic System, dan Quality Inside.

Saat ini Airland sedang mengembangkan apa?
Sejak menjadi pionir kasur di Indonesia pada 1975, kesuksesan PT Dinamika Indonusa Prima sebagai pemegang merek Airland untuk Indonesia tidak terlepas dari kulitas dan teknologi terkini yang dihadirkan. Kualitas kasur, itu yang terpenting, karena tidur tidak sekadar memejamkan mata, namun tubuh perlu di-support oleh kualitas kasur yang baik. Meskipun hanya terlihat kurang lebih empat meter persegi, banyak yang dapat dilakukan di dalamnya.

Kita bersyukur tinggal di negara yang berlimpah hasil alam seperti sutra, lateks, dan bambu yang memiliki kualitas baik. Dan Airland dengan teknologi terbarunya sangat tanggap dengan hal tersebut untuk menciptakan kasur yang baik dan terjangkau. Jika saya jalan ke daerah dan kota-kota kecil di Indonesia ternyata masih banyak kebutuhan kasur yang belum dijangkau, dan Airland memiliki kewajiban untuk menjangkau hal tersebut di seluruh Indonesia.

Balik ke belakang, bagaimana desain produk pertama Airland?
Jika melihat desain kasur di Jepang saat ini mengingatkan akan desain Airland 40 tahun lalu, sangat basic tanpa banyak feature. Sedangkan konsumen Indonesia menyukai suatu pengalaman baru yang berbeda. Untuk itu kita mengembangkan feature menarik di dalamnya melalui pemilihan material berbeda.

Setelah hadir lebih dari 40 tahun, apakah ada konsumen yang loyal hingga kini?
Di showroom Airland Hayam Wuruk, kami banyak menjumpai konsumen lama yang repeat order untuk keempat kalinya – setiap sepuluh tahun mereka memesan kembali produk Airland.

Berapa waktu yang dibutuhkan untuk mengeluarkan produk baru?
Setiap saat. Meskipun produk baru di-launching setahun sekali, tapi dengan teknologi terkini, kami selalu men-develop produk sesuai dengan tingkat kenyamanan customer. Hal tersebut yang membuat range produk Airland sangat luas.

Apakah menggunakan jasa desainer?
Kami tidak menggunakan jasa desain interior secara khusus, namun kami memiliki team R&D khusus untuk seluruh merek Airland di dunia. Selain itu juga terdapat internal team, karena masing-masing negara memiliki selera customer berbeda.

Adakah produk favorit yang memiliki penjualan tertinggi?
Terus berubah setiap tahunnya tergantung produk yang keluar saat itu.

Apa yang membuat Airland berbeda dari brand kompetitor lainnya?
Perjalanan waktu 40 tahun membuat customer percaya akan kualitas dan inovasi Airland yang tidak mereka tinggalkan. Untuk menjangkau customer lainnya, Airland juga tersedia di department store dan tempat yang mudah dijangkau karena Airland menyediakan produk dari high hingga premium range.

Adakah perbedaan selera pada masing-masing generasi?
Selain customer yang loyal dari 40 tahun lalu, Airland juga menyediakan produk untuk customer milenial. Para loyal customer biasanya lebih menyukai produk yang basic, berbeda dengan kalangan milenial sebagai penyuka produk dengan feature yang lengkap.

Dua-tiga tahun terakhir produk retail dan beberapa industri mengalami penurunan penjualan, bagaimana dengan Airland dan bagaimana mensiasatinya?
Airland juga merasakan hal ini, dan menyiasatinya dengan menyediakan produk yang berkualitas sehingga customer mendapatkan experience yang dapat diterima semua kalangan, baik loyal customer ataupun milenial customer.